Raker Komkep KAJ 2009
Kita semua sudah menjalani duapertiga dari tahun 2009. Demikian juga Komkep KAJ sudah hampir dipenghujung tahun untuk menjalankan program kerja 2009 dalam melayani OMK khususnya di paroki-paroki untuk memberi animasi dan motivasi bagi pengurus Seksi Kepemudaan. Mudah-mudahan pelayanan dari Komkep selama ini mempunyai arti bagi teman-teman pengurus Siekep. Masih ada beberapa program kerja yang akan diselesaikan sampai akhir tahun ini antara lain Dialog tentang Ideologi dan Kekerasan (13 september), Live Ini di pesantren, Lomba Koor OMK se KAJ (sampai saat ini sudah 37 paroki yang mendaftar) tanggal 1 November, dan Rekoleksi Pengurus Siekep diakhir tahun. Beberapa program tidak terselesaikan pada tahun 2009 karena sangat padat program kerja tahun 2009, sehingga kehabisan tenaga dan pikiran untuk melaksanakannya.
Menyadari itu semuanya, rapat kerja Komkep pada tanggal 29-30 Agustus 2009 di Wisma Samadi Klender, mencoba mengevaluasi dan menyusun rencana program kerja 2010. Dasar penyusunan rencana kerja yaitu hasil kunjungan Bapak Uskup ke paorki se KAJ 2009. Yang menjadi inti dari keprihatinan bagi Komkep KAJ sekaligus untuk pemberdayaan OMK, adalah pemberdayaan umat basis dengan setrategi pastoral Gembala Baik dengan mencari domba-domba yang hilang berdasarkan data. Secara umum disadari bahwa selama ini dalam pemberdayaan OMK masih memberi perhatian yang baik-baik saja belum sampai mencari, menyapa yang hilang. (tidak aktif dimanapun, sudah tidak pernah ke Gereja, bahkan nyaris pindah agama). Oleh karena itu diperlukan data yang baik untuk berpastoral mencari yang hilang sehingga dapat merencanakan pelayan pendampingan dengan fokus menyapa, mencari dan seterusnya untuk “yang hilang”.
Rencana program 2010 berfokus pada pemberdayaan OMK untuk terlibat pendaataan umat dan pendataan OMK sendiri sekaligus mulai mencari secara sungguh-sungguh domba-domba yang hilang. Pertemuan dan pelatihan difokuskan pada tema tersebut, sehingga harapan Bapak Uskup agar dua kali setahun Gereja mempunyai data yang akurat mulai berjalan. Dalam rencana ini, komisi akan bekerjasama dengan sekretariat Keuskupan. Kerjasama dalam tingkat paroki dilakukan antara Dewan Paroki dengan Seksi Kepemudaan untuk menyususun langkah-langkah konkret yang bisa dilakukan oleh pengurus lingkungan dan OMK dalam pendataan umat. Tekait dengan rencana tersebut bagian informasi akan mefokuskan informasi pemberdayaan OMK dalam pendataan dan pastoral “mencari domba yang hilang”.
Rencana program pemberdayaan OMK untuk terlibat dalam komunitas basis insani tetap akan berjalan seperti dialog dan diskusi tentang agama-agama, politik; kunjungan ke kominitas-komunitas agama; serta akan dicoba untuk pembelajaran bersama di dekenat-dekenat tentang Ajaran Sosial Gereja agar dapat menjadi acauan dasar bertindak bagi OMK dalam dirinya maupun bersama-sama dalam lingkungan masyarakat. Rencana program lain yang hendak dilaksanakan dengan komisi-komisi yang ada yaitu kaderisasi berkelanjutan dimana tahun ini masih dalam tahap pemikiran bersama.
Rencana program kerja Komkep akan dibawa dalam rapat kerja Keuskupan pada tanggal 9-11 Oktober 2009 di Erema Puncak. Dalam Raker Komisi-Komisi dan Pantap Pemikat bersama denga Kuria, rencana program akan mendapatkan masukan serta diperbaiki, dan akhirnya pada awal Desember 2009 akan dipresentasikan kepada tim anggaran agar mendapat pembiayaan sehingga menjadi Program Komkep 2010.
Semoga awal yang baik ini akan tetap berkelanjutan sehingga pendampingan dan pemberdayaan OMK di KAJ berjalan dengan baik. Akhirnya OMK dapat menjadi ujung tombak dalam pastoral Gembala yang Baik, untuk sesama OMK, umat, maupun sesama warga masyarakat. Dengan demikian tahun 2010 tetap berpengharapan akan kebaikan bersama ditengah kesulitan-kesulitan yang ada seperti krisis global dan krisis lainnya.
oleh: antonius suyadi pr


“Raker Komkep KAJ 2009”